33132897
IQPlus, (28/11) - Selama sembilan bulan pertama tahun ini, PT Bundamedik Tbk (BMHS) hanya mampu mencatat laba bersih Rp6,21 miliar atau nyungsep 91,58 persen dibanding periode yang sama di 2022 sebesar Rp73,73 miliar.
Menurut CEO Group BMHS dan Managing Director, Nurhadi Yudiyantho, kinerja keuangan perseroan untuk periode Januari-September 2023 mampu mencatatkan pertumbuhan di seluruh unit bisnis perseroan dan diproyekaikan bakal berlanjut pada 2024.
"Kami tidak tumbuh dari sisi pelayanan ibu dan anak saja, tetapi kami melihat sudah terjadi pertumbuhan minimum 2 persen, yaitu menjadi 49 persen dari revenue," kata Nurhadi saat pelaksanaan Public Expose Live 2023, Senin (27/11).
Perlu diketahui, total revenue BMHS selama sembilan bulan pertama di 2023 tercatat Rp1,1 triliun atau melorot 10,57 persen dibanding periode yang sama di 2022 sebesar Rp1,23 triliun.
Kendati demikian, kata Nurhadi, secara umum kinerja per Kuartal III-2023 bertumbuh secara baik pada unit-unit usaha BMHS. "Ini akan kami lanjutkan di 2024, dengan memaksimalkan kerjasama, baik melalui perusahaan asuransi kesehatan maupun BPJS Kesehatan," tuturnya.
Dia mengklaim, saat ini kerjasama BMHS melalui anak usaha sudah semakin membesar untuk skema business to business (B2B), sehingga kinerja perseroan diyakini akan lebih maksimal pada 2024.
"Semoga dengan rencana pertumbuhan kami, kami bisa menarik bagi inventor dan masyarakat yang ingin menanamkan saham di Bundamedik, untuk bersama-sama dengan kami bertumbuh dan berkembang," kata Nurhadi. (end/bd)