AHY SEBUT RDMP BALIKPAPAN TONGGAK KEMANDIRIAN ENERGI NASIONAL

  • Info Pasar & Berita
  • 13 Jan 2026

01254507

IQPlus, (13/1) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa infrastruktur energi Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) merupakan tonggak penting transformasi dan kemandirian sektor energi nasional.

"Proyek RDMP Balikpapan adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian energi nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, sekaligus menghadirkan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan bagi masyarakat," ujar Menko AHY dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

RDMP Balikpapan dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dengan nilai investasi mencapai 7,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp124 triliun.

Proyek ini merupakan modernisasi kilang terbesar di Indonesia dan salah satu yang paling strategis di Asia Tenggara.

Melalui RDMP, kapasitas pengolahan kilang meningkat signifikan dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, serta meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro 2 menjadi Euro 5 yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Menko AHY juga menekankan bahwa RDMP Balikpapan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional sebagaimana tertuang dalam Astacita Pemerintah.

Selain itu, proyek ini meningkatkan produksi LPG dari 48 ribu ton per tahun menjadi 384 ribu ton per tahun, sehingga berpotensi mengurangi impor LPG sekitar 4,9 persen.

"Kilang ini dirancang dengan kompleksitas yang lebih tinggi sehingga mampu menghasilkan beragam produk bernilai tambah, seperti LPG, gasoline, hingga bahan baku petrokimia. Ini penting untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat industri dalam negeri," kata Menko AHY. (end/ant)

Kembali ke Blog