28329424
IQPlus, (10/10) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Asian Infrastructure and Investment Bank (AIIB) untuk memperluas dukungan operasional untuk proyek infrastruktur di Indonesia.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden AIIB Jin Liqun di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2024 di Vientiane, Laos, Rabu.
Terdapat beberapa prioritas proyek yang bisa didukung pembiayaannya, antara lain perpanjangan Kereta Cepat (high speed train) dari Bandung, Yogyakarta hingga ke Surabaya, proyek giant sea wall di sepanjang Pantai Utara Jawa, konektivitas di bagian selatan Pulau Jawa, serta beberapa proyek transisi energi.
Airlangga menyampaikan secara khusus untuk memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Jawa.
"Konektivitas di selatan Pulau Jawa menawarkan peluang ekonomi baru yang perlu mendapat perhatian," ujarnya.
Sementara itu, pihak AIIB berkomitmen mengembangkan konektivitas dalam arti luas, termasuk di bidang digital dan kelistrikan. Saat ini, terdapat sejumlah proyek multi-tahun (multi-years pipeline projects) di Indonesia yang perlu mendapat dukungan dari kementerian/lembaga (K/L) terkait.
Mengingat Indonesia rawan bencana, AIIB juga menawarkan proyek infrastruktur untuk memitigasi bencana alam seperti proyek pengendalian banjir. Airlangga menyambut baik keberadaan AIIB yang sudah berperan penting dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di kawasan.
Adapun saat ini ada 14 proyek di Indonesia yang dibiayai oleh AIIB dan tujuh proyek lainnya yang masih menunggu persetujuan pembiayaan, termasuk di dalamnya proyek jalan tol, jembatan, perumahan, listrik tenaga angin hingga pengolahan sampah, yang tersebar di berbagai wilayah seluruh Indonesia. (end/ant)