00830772
IQPlus, (9/1) - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan pasar modal berperan signifikan dalam memicu pertumbuhan inklusif khususnya di sektor ritel karena akan meningkatkan literasi investasi.
"Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan jumlah investor ritel di Indonesia tumbuh sangat pesat yang ditunjukkan dengan jumlah single investor identification (SID) di tahun 2023 yang tercatat mencapai 12,16 juta atau meningkat hampir 5 kali lipat dalam 4 tahun," kata Shinta dalam acara Dialog Arah Kebijakan Investasi & Pasar Modal 2024 . 2029 di Jakarta, Senin.
Menurut Shinta, pasar modal menjadi salah satu instrumen penting dalam perekonomian dan menjadi indikator kemajuan ekonomi negara.
"Pasar modal menjadi katalisator yang akan mendorong koperasi untuk lebih menerapkan dan meningkatkan 'corporate governance', meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta juga keberlangsungan dalam operasional bisnis," kata dia. (end/ant)