04840018
IQPlus, (18/2) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan operasional menghadapi Angkutan Lebaran 2026, khususnya di lintasan Merak-Bakauheni yang kembali diproyeksikan menjadi titik paling sibuk selama musim mudik.
Setiap tahun, dua pelabuhan tersebut berperan sebagai jalur utama pergerakan penumpang, kendaraan, sekaligus distribusi logistik antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Karena itu, kelancaran layanan di lintasan ini menjadi indikator penting arus mudik nasional.
Untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan, ASDP telah menyiapkan kapasitas awal melalui sistem tiket online Ferizy.
Kuota penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni disediakan lebih dari 1,5 juta tiket, dengan kemungkinan penambahan mendekati puncak arus mudik sesuai kebutuhan trafik.
Langkah tersebut sejalan arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang menempatkan Provinsi Banten dalam lima besar wilayah dengan pergerakan masyarakat tertinggi, berpotensi mencapai 11,17 juta orang, seiring seluruh arus kendaraan dari Jakarta menuju Sumatera melintasi wilayah tersebut.
Kementerian Perhubungan menyiapkan 255 unit kapal dengan kapasitas angkut mencapai 6,15 juta penumpang dan 770.000 kendaraan di 15 lintas penyeberangan.
Khusus menuju Pelabuhan Merak, disiapkan lima titik utama delaying system yakni Rest Area KM 13 A, KM 43 A, KM 68 A, Cikuasa Atas untuk wilayah Merak, serta JLS Ciwandan untuk kawasan Pelabuhan Ciwandan.
Selain itu, Kemenhub bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan lima jalur penyeberangan sebagai contingency plan, yaitu Merak-Bakauheni, Ciwandan- Wijaya Karya Beton, Ciwandan-Bakauheni, BBJ Bojonegara-BBJ Muara Pilu, serta PT Krakatau Bandar Samudera-Pelabuhan Panjang.
"Untuk Pelabuhan Ciwandan-Pelindo akan melayani kendaraan roda dua dan angkutan kendaraan kecil truk. Kemudian juga KBS, Krakatau Bandar Samudera, menjadi alternatif menuju Pelabuhan Panjang. Merak hanya melayani kendaraan pribadi dan bus, sementara Bojonegara melayani kendaraan truk besar. Strateginya adalah memecah arus dengan mengoptimalkan empat pelabuhan di wilayah Banten,"ujar Menhub Dudy. (end)