04626206
IQPlus, (16/2) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menargetkan perluasan digitalisasi layanan tiket daring di 10 pelabuhan penyeberangan pada 2024 ini.
"Rencananya, empat pelabuhan penyeberangan di Cabang Ambon menjadi yang pertama untuk diterapkan digitalisasi tiket online di tahun 2024 ini. Kemudian, untuk pelabuhan lainnya akan diimplementasikan secara bertahap dengan target total 10 pelabuhan penyeberangan," kata Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Cabang lainnya yang direncanakan segera mendapatkan tambahan fasilitas sistem pembayaran daring, yakni Cabang Batulicin, Bajoe, Ternate, dan Bitung.
Hingga akhir 2023, ASDP telah menerapkan digitalisasi layanan tiket daring di 20 pelabuhan, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Lembar, Padangbai, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Jepara, Karimunjawa, Ujung, Kamal, Pototano, Kayangan, Tanjung Kalian, Gorontalo, dan Pagimana.
Shelvy mengatakan implementasi tersebut mempermudah pengguna jasa untuk mendapatkan/membeli tiket ferry yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja serta tidak perlu berebutan antre di pelabuhan.
Potensi terjadinya kepadatan di area pelabuhan penyeberangan pun dapat diminimalisir dengan baik karena populasinya tersebar secara merata sesuai dengan kuota tiket yang dibuka. (end/ant)