05636501
IQPlus, (26/2) - Bank Mandiri, bank berlogo pita emas berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan terus mendorong UMKM naik kelas.
Salah satu upayanya adalah dengan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah guna mengembangkan kapasitas UMKM melalui program Rumah BUMN (RB).
Oleh sebab itu, Bank Mandiri Regional I/Sumatera 1 bersinergi dengan Kementerian Hukum Republik Indonesia wilayah Sumatera Utara menggelar pelatihan dan penerbitan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada Senin (24/2).
Regional Business Partner Head Bank Mandiri Regional I/Sumatera 1 Rachmad H. Lubis menyatakan, kegiatan ini dihadiri oleh 35 pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Medan dari sektor kreatif, kuliner dan jasa perdagangan.
Dalam kegiatan ini, mereka diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya HAKI sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap produk dan inovasi mereka.
Selain itu, pelaku UMKM juga mendapatkan sosialisasi proses pendaftaran merek dagang dan hak cipta.
Rachmad menyebut bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Bank Mandiri untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM.
"Kami berharap UMKM binaan Rumah BUMN dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka dan memiliki perlindungan hukum yang kuat. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendukung UMKM naik kelas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Selain pelatihan HAKI, Bank Mandiri Regional 1/Sumatera 1 secara terpisah, juga berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara memberikan pelatihan pengenalan proses ekspor serta Larangan dan pembatasan bagi pelaku UMKM.
Acara yang digelar pada (18/2) ini menyasar 50 binaan Rumah BUMN Medan agar bisa menjadi pelaku ekspor dan masuk ke pasar global.
Tak hanya itu, Bank Mandiri aktif memberikan berbagai program pembinaan dan akses permodalan bagi UMKM, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga kompetitif.
Melalui sinergi antara perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha, Bank Mandiri berupaya menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.
Adapun hingga 2024, bank bersandi saham BMRI ini telah membentuk 23 RB di seluruh penjuru Indonesia dengan melibatkan lebih dari 15.000 UMKM.
Para pelaku UMKM tersebut diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai jenis pelatihan seperti literasi keuangan, pemasaran digital, dan promosi e-commerce. (end)