05431921
IQPlus, (24/2) - Bank Mandiri menegaskan bahwa kondisi keuangan perusahaan berada dalam posisi yang sehat dan kuat.
Hal tersebut dibuktikan dengan fundamental bisnis yang solid serta pengelolaan risiko yang prudent.
Ini merupakan buah dari komitmen Bank Mandiri dalam menjaga stabilitas keuangan serta memastikan keamanan dana nasabah di tengah berbagai dinamika ekonomi dan keuangan.
Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara menjelaskan, sebagai bagian dari sinergi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, Bank Mandiri terus berkomitmen menjalankan operasional bisnis secara optimal dan profesional.
"Sebagai lembaga jasa keuangan, Bank Mandiri berkomitmen untuk menjalankan operasional bisnis berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diawasi ketat oleh regulator yaitu Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta menerapkan praktik perbankan terbaik yang berorientasi pada perlindungan kepentingan nasabah dan stabilitas sistem keuangan nasional," ujar Ashidiq dalam keterangan resminya, Sabtu (22/2).
Sebagai bukti ketahanan finansialnya, Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid sepanjang tahun 2024.
Hingga akhir tahun lalu, DPK Bank Mandiri meningkat sebesar 6,82% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 1.327 triliun, dengan dominasi dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) yang mencapai 80,3% dari total DPK.
Dari sisi likuiditas, Bank Mandiri berada pada tingkat optimal, sebagaimana tercermin dari berbagai indikator keuangan utama.
Sepanjang tahun 2024, Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) tercatat 94,8%.
Selain itu, Loan to Funding Ratio (LFR) mencapai 82,9%, sedangkan Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 141% serta Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebesar 109%.
"Pencapaian ini mencerminkan strategi pengelolaan likuiditas yang efektif, memastikan ketahanan bank dalam menghadapi dinamika pasar serta tetap memenuhi kebutuhan nasabah dan pemangku kepentingan," imbuhnya. (end)