02638221
IQPlus, (27/1) - Memasuki 2026, perekonomian Indonesia menunjukkan kondisi yang stabil dan kuat.
Tren pemulihan sektor manufaktur semakin terlihat pada akhir 2025, ditandai dengan Purchasing Managers Index (PMI) yang konsisten berada di zona ekspansi selama lima bulan berturut-turut.
Mengiringi momentum tersebut, Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas sektor berbasis digital.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan layanan Kopra by Mandiri untuk mendukung transaksi bisnis skala besar.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan, penguatan ekosistem Kopra dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab kebutuhan transaksi wholesale yang semakin dinamis.
Kopra by Mandiri menghadirkan solusi end-to-end yang mampu menjawab kebutuhan bisnis secara cepat dan tepat.
"Bank Mandiri terus memperkuat transformasi digital melalui Kopra by Mandiri guna mendorong kolaborasi lintas sektor, meningkatkan efisiensi layanan wholesale, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," ujar dia, dalam keterangannya, Selasa (27/1).
Kopra by Mandiri menghadirkan akselerasi layanan perbankan digital melalui tiga fitur unggulan Cash Management, Value Chain, dan Trade yang terintegrasi dalam satu akses lewat sistem Single Sign-On.
Solusi ini memungkinkan pelaku usaha mengelola arus kas, pembiayaan rantai pasok, dan transaksi bisnis secara lebih efisien, sehingga memperkuat efektivitas operasional dan daya saing perusahaan.
Seiring dengan dinamika kebutuhan pelaku usaha, Kopra by Mandiri secara konsisten mengembangkan fitur dan layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis.
Melalui inovasi yang berkelanjutan, berbagai kapabilitas unggulan terus dihadirkan guna mendukung kelancaran operasional, pengelolaan likuiditas, serta pengambilan keputusan bisnis nasabah.
Di sektor perdagangan internasional, Kopra by Mandiri menghadirkan solusi terintegrasi untuk penempatan dan pengelolaan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) agar lebih optimal.
Di sisi lain, Bank Mandiri juga menawarkan layanan Kredit Agunan Deposito (KAD) Kopra sehingga nasabah dapat mengajukan kredit atau pinjaman dengan menjaminkan deposito yang dimiliki.
Selain melayani korporasi besar, Kopra by Mandiri turut mendukung pertumbuhan usaha nasabah Bank Mandiri yang terhubung dalam rantai nilai korporasi.
Berbagai fitur seperti electronic invoice presentment & payment (EIPP), hingga pembayaran pajak dan tagihan, dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola transaksi secara lebih transparan dan terukur.
Lewat berbagai pengembangan yang dilakukan, Kopra terus menorehkan pertumbuhan kinerja yang positif.
Sampai akhir November 2025, nilai transaksi di Kopra by Mandiri mencapai Rp26.634 triliun atau naik 22% secara tahunan, dengan volume transaksi 1,36 miliar atau tumbuh 14%.
Jumlah pengguna Kopra pun terus tumbuh secara berkelanjutan, dan telah menembus lebih dari 300 ribu pengguna.
Riduan menambahkan, ke depan, perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah serta berkontribusi nyata dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
"Melalui penguatan Kopra by Mandiri, Bank Mandiri optimistis sinergi lintas sektor yang terbangun dapat menjadi katalis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi," pungkas dia. (end)