24541522
IQPlus, (2/9) - Bank Mandiri berkomitmen mendukung pemberdayaan dan pengembangan kewirausahaan petani daerah.
Komitmen ini salah satunya diwujudkan Bank Mandiri melalui pembangunan Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.
Terletak di subak Tibubeleng, Desa Penyaringan, SPBT ini memiliki luas sebesar 395 hektare dengan kapasitas produksi hingga 24 ton beras bila beroperasi selama 8 jam/hari.
Peran Bank Mandiri dalam program SPBT ini adalah mendampingi petani dari sisi edukasi pengelolaan dan kemampuan pemasaran modern.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pertanian mandiri dan meningkatkan penghasilan masyarakat setempat dan kontribusi pendapatan daerah.
Program SPBT ini turut melibatkan petani melalui koperasi tani dan/atau gabungan kelompok tani.
Kelompok tani memiliki sebagian saham dalam SPBT yang beroperasi.
Melalui mekanisme ini, lembaga petani diharapkan dapat naik kelas dan agar mumpuni mengelola usaha sekelas perseroan terbatas (PT).
Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) yang didirikan oleh Bank Mandiri.
Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman menyampaikan, SPBT diarahkan untuk mendukung perekonomian masyarakat desa yang terpadu.
Ali Usman berharap bantuan Bank Mandiri tidak hanya membantu meningkatkan pasokan beras setempat, tetapi juga dapat mengentaskan kemiskinan.
"Bank Mandiri berharap, adanya SPBT ini dapat membantu peningkatan taraf hidup, membangun rantai pasok yang bermanfaat bagi petani, bahkan berkontribusi mengurangi tingkat kemiskinan," ujarnya.
Dia menambahkan, kehadiran SPBT juga menggenjot produksi beras di Desa Penyaringan, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
Dalam kunjungan ke SPBT Jembrana pada 17 Agustus lalu, Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata mengatakan, SPBT ini menjadi salah satu aksi nyata BUMN untuk petani.
"SPBT ini dapat menjadi contoh bagaimana BUMN berperan aktif dalam menyejahterakan petani. Model kerja sama antara BUMN dan K/L seperti ini dapat dikembangkan untuk memberdayakan masyarakat secara ekonomi," ujarnya.(end)