23330585
IQPlus, (21/8) - Bank Mandiri semakin memperkokoh posisinya dengan fokus pada peningkatan layanan bagi nasabah.
Untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan, bank ini terus memperluas jaringan layanannya di seluruh Indonesia.
Sampai dengan Juni 2024, Bank Mandiri telah mengoperasikan 139 Kantor Cabang (KC) dan 2.088 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di berbagai wilayah.
Bank ini juga memperluas jaringan dengan menambah 12.837 unit ATM, CRM, dan CSM yang terintegrasi dengan jaringan ATM Link, ATM Bersama, dan Visa/Plus.
Selain itu, Bank Mandiri telah memasang 259.192 unit EDC di berbagai lokasi untuk mendukung transaksi non-tunai.
Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengatakan, meskipun saat ini mayoritas transaksi nasabah dapat dilakukan secara digital melalui gawai.
Bank Mandiri tetap melakukan pengkinian seluruh layanan e-channel perseroan, salah satunya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
"Mesin ATM tetap menjadi komponen vital dalam ekosistem perbankan, terutama dalam mendukung transaksi yang cepat dan mudah," ujar Ali dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/8). Meskipun ada tren yang kuat menuju layanan perbankan digital, peran ATM masih sangat penting untuk memenuhi kebutuhan transaksi tunai yang tidak bisa digantikan oleh teknologi digital," katanya.
Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan pengalaman nasabah, Bank Mandiri telah melakukan peningkatan mesin ATM dengan mengubahnya menjadi Cash Recycling Machine (CRM) atau mesin ATM setor tarik.
Teknologi ini memungkinkan nasabah untuk tidak hanya menarik uang tunai, tetapi juga melakukan setoran tunai secara langsung ke dalam mesin ATM.
"Inovasi ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi nasabah dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih mudah dan efektif," tambah Ali. (end)