05138858
IQPlus, (21/2) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut bahwa input produksi merupakan faktor strategis yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia, dan menjadi landasan utama dalam mencapai ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Rabu mengatakan peningkatan produksi pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menghadirkan ketahanan pangan berkelanjutan.
"Untuk mewujudkan hal tersebut, input sarana dan prasarana produksi menjadi faktor strategis bagi peningkatan produktivitas pertanian yang berkelanjutan," kata Arief.
Arief menyampaikan bahwa input produksi seperti pupuk, benih, obat-obatan, kualitas lahan, pengairan, tenaga kerja, alat mesin pertanian, hingga dukungan penyuluhan memiliki peran yang sangat terkait dengan tingkat produksi yang diharapkan.
Ia menekan hal itu dalam Seminar Nasional Hasil Riset "Penguatan Faktor Input Pertanian dan Reformasi Tata Niaga Pupuk untuk Ketahanan Pangan dan Keberlanjutan Usaha Pertanian" yang diselenggarakan oleh Nagara Institute.
Arief memaparkan bahwa salah satu kunci utama bagi peningkatan produksi pangan antara lain detail target produktivitas pertanian, pemanfaatan asuransi pertanian, detail 26 ribu outlet pupuk, dan pelaksanaan di lapangan oleh pemerintah daerah.
"Lalu pemberian reward bagi kepala daerah, penerapan penanggung jawab wilayah dan gerakan penyuluh pertanian, hingga optimalisasi peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)," ujar Arief. (end/ant)