BAPPENAS : PERJALANAN MENUJU PEMBANGUNAN EKONOMI BIRU MASIH BANYAK TANTANGAN

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Des 2023

35155726

IQPlus, (18/12) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan perjalanan menuju pembangunan ekonomi biru masih terjal dan banyak tantangan.

'Salah satunya, penduduk yang tinggal di wilayah pesisir itu cenderung lebih miskin (dibandingkan non-pesisir). Di sasaran pembangunan, nilai tukar nelayan seringkali kita coba harusnya lebih besar lagi. (Selain itu), aspek sosial, lingkungan pesisir dan laut sering terdampak negatif dari sampah-sampah plastik," kata Suharso dalam Indonesia Development Forum 2023 di Batam, Kepulauan Riau, Senin.

Tingkat kemiskinan di daerah pesisir memiliki persentase sebesar 11,02 persen, sementara penduduk non pesisir 8,67 persen.

Terkait tantangan dari pelestarian ekosistem perairan Indonesia, diperkirakan ada 12,87 juta ton per tahun limbah plastik berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kemudian, data KLHK tahun 2020 mencatatkan 72 persen sampah plastik tidak terolah sebagai dampak dari kurangnya infrastruktur dan manajemen pengolahan sampah.

"Saya kemarin menyaksikan bersama Pak Gubernur (Kepulauan Riau) waktu ke Pulau Penyengat (Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau) itu sampah-sampah plastik, kalau kata Pak Gubernur itu kiriman, tiap hari harus dibersihkan. Dapat dibayangkan seperti apa (penanggulangannya), itu mungkin kalau angin barat lebih banyak seperti apa, angin timur nanti seperti apa. Ini PR (Pekerjaan Rumah) kita besar sekali," ujar Kepala Bappenas. (end/ant)



Kembali ke Blog