07041986
IQPlus, (12/3) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB menyasar komunitas nelayan di Kabupaten Cirebon, Jabar, untuk program literasi dan inklusi keuangan guna meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan masyarakat pesisir.
"Program tersebut dilakukan melalui kegiatan edukasi keuangan bertajuk Bahari Tangguh, Ekonomi Maju yang digelar di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Gebang Mekar pada 2 Maret 2026," kata Corporate Secretary Bank BJB Herfinia dalam keterangannya di Cirebon, Rabu.
Ia menjelaskan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya perseroan dalam memperluas pemahaman masyarakat nelayan, mengenai pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana.
Menurut dia, peningkatan literasi keuangan penting agar pertumbuhan sektor riil di wilayah perikanan dapat berjalan seiring dengan penguatan fondasi ekonomi keluarga nelayan.
Desa Gebang Mekar sendiri, kata dia, merupakan kawasan yang masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Ia menyebutkan wilayah tersebut memiliki jumlah rumah tangga nelayan aktif yang cukup besar dengan dominasi aktivitas perikanan tangkap, sehingga memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon.
"Melihat potensi tersebut, Bank BJB memandang sektor nelayan tidak hanya perlu didorong dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek pengelolaan pendapatan serta perencanaan keuangan keluarga," tuturnya.
Ia menuturkan dalam kegiatan tersebut, Bank BJB juga hadir bersama sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Otoritas Jasa Keuangan Cirebon, anggota Komisi XI DPR RI, serta Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Sinergisitas lintas sektor itu, lanjut dia, dapat memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah pesisir.
Melalui pendekatan edukatif, pihaknya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan arus kas keluarga, pentingnya menabung, serta perencanaan keuangan jangka panjang.
"Masyarakat nelayan juga diperkenalkan dengan akses layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya," katanya.
Selain itu, Herfinia menyampaikan pihaknya turut memperkenalkan pembiayaan produktif seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha perikanan, termasuk peralatan, perawatan kapal, maupun modal kerja.
"Melalui program literasi tersebut, Bank BJB berharap nelayan di Kabupaten Cirebon semakin mandiri dalam mengelola keuangan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat ekonomi kawasan pesisir," tuturnya. (end/ant)