BPD BALI PERLUAS SKEMA PEMBIAYAAN UMKM DENGAN BUNGA TERJANGKAU

  • Info Pasar & Berita
  • 15 Nov 2023

31858042

IQPlus, (15/11) - BUMD PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali memperluas skema pembiayaan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan suku bunga terjangkau per tahun paling rendah tiga persen untuk super mikro.

"Upaya itu untuk mempercepat akses keuangan UMKM," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan BPD Bali Ida Bagus Gede Ary Wijaya Guntur di Denpasar, Bali, Rabu.

Bank milik pemerintah daerah Bali itu memiliki opsi penyaluran kredit yang diperluas dari KUR konvensional dan disesuaikan dengan kemampuan UMKM yakni kredit usaha rakyat (KUR) super mikro, mikro, dan kecil.

Kemudian kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit yang diperuntukkan kepada debitur KUR kecil yang tidak bisa lagi mendapatkan KUR, namun memiliki prospek debitur kredit komersial dengan plafon kredit menyesuaikan kemampuan membayar (KUR Kusuma), serta ada juga kredit multi guna emas.

Ada pun realisasi hingga kuartal ketiga 2023 berdasarkan data BPD Bali untuk segmentasi KUR super mikro, mikro dan kecil mencapai Rp1,46 triliun dengan jumlah debitur mencapai 45.659 debitur dengan realisasi kredit bermasalah rendah mencapai 0,49 persen.

Sesuai Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 tahun 2023 besaran suku bunga KUR paling rendah adalah KUR super mikro mencapai tiga persen.

Sejak pertengahan tahun 2023 hingga 9 November sudah terealisasi KUR Kusuma mencapai Rp181,6 miliar.

Sementara itu, pada September 2023, pihaknya menyalurkan total Rp20,8 triliun kredit secara umum atau meningkat dibandingkan periode sama 2022 mencapai Rp20 triliun. (end/ant)

Kembali ke Blog