11729444
IQPlus, (28/4) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Komisi XII DPR memastikan keandalan penyediaan dan distribusi BBM subsidi di daerah wisata, seperti yang dilakukan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu, mengatakan, Labuan Bajo merupakan destinasi wisata yang cukup favorit, sehingga wajib dipastikan pelayanan energi tidak mengalami gangguan, maupun kekurangan dalam penyediaan bahan bakar minyak.
"Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ini dilakukan evaluasi dan memastikan penyediaan serta penyaluran bahan bakar minyak kepada masyarakat di wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya aman," kata Wahyudi Anas saat kunjungan kerja di Manggarai Barat, NTT.
Ia mengatakan bahwa banyak aktivitas produktif masyarakat di Labuan Bajo yang membutuhkan BBM. Untuk itu perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM subsidi dan kompensasi negara agar tepat sasaran, tepat volume dan tepat manfaat bagi masyarakat. Sementara, untuk jenis BBM Umum atau non subsidi, salah satu fokus pemerintah adalah tersedianya bahan bakar avtur untuk layanan penerbangan.
"Perlu dipastikan penyaluran BBM subsidi dan BBM kompensasi ini tepat sasaran, tepat volume dan tepat manfaat bagi masyarakat. Sehingga pemanfatannya memang benar-benar untuk masyarakat yang melakukan kegiatan harian dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah," kata Wahyudi. (end/ant)