35238621
IQPlus, (19/12) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan peninjauan langsung ke Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Kegiatan ini dilakukan agar pelayanan energi tetap stabil, baik di wilayah terdampak bencana maupun area sekitarnya.
Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, yang turun langsung ke lapangan menyampaikan bahwa pemantauan difokuskan pada lokasi-lokasi yang berdekatan dengan area bencana.
Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan pasokan agar distribusi energi tetap terjaga.
"Kunjungan kami ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Sigli, Kabupaten Pidie hari ini untuk memastikan SPBU di wilayah sekitar bencana berjalan dengan normal dan tidak ada antrian. Artinya stok dan penyaluran BBM berada pada status aman dan lancar. Ini bukti bahwa Pemerintah bersama Pertamina hadir tidak hanya di daerah bencana, tapi juga di daerah sekitar bencana," ungkapnya, Rabu (17/12/2025).
Selain di Pidie, Fathul juga meninjau langsung fasilitas penyaluran BBM di Kabupaten Pidie Jaya yang lokasinya relatif dekat dengan pusat banjir. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat sudah kembali berjalan seperti biasa.
"SPBU 14.241.483 adalah SPBU yang berlokasi tepat 2 kilometer dari pusat bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Saat ini SPBU sudah beroperasional dengan normal dan tidak ada antrian. Ini sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia dan juga arahan dari Menteri ESDM untuk Pemerintah Pusat hadir turun ke lapangan memastikan ketersediaan pasokan dan distribusi BBM berjalan dengan lancar di wilayah terdampak bencana," ujarnya. (end)