BSI : PEMBIAYAAN KENDARAAN TUMBUH 19 PERSEN PADA 2025

  • Info Pasar & Berita
  • 19 Feb 2026

04926485

IQPlus (19/2) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pembiayaan kendaraan sepanjang 2025 tumbuh sekitar 19 persen (year on year/yoy) mencapai Rp6,41 triliun, diiringi dengan kualitas pembiayaan yang sehat.

Menurut perseroan, peningkatan permintaan pembiayaan kendaraan ini terutama terjadi di daerah-daerah dengan mobilitas tinggi dan padat industri, seperti Jabodetabek, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, memandang bahwa daya beli masyarakat untuk kebutuhan kendaraan masih baik, sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, sehingga dimungkinkan adanya pertumbuhan bisnis di berbagai sektor usaha.

"BSI OTO (produk pembiayaan kendaraan bermotor dari BSI) mencatatkan kinerja solid tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri sekitar 7 persen," kata Erwan.

Lebih lanjut, menurut perseroan, kinerja solid pembiayaan kendaraan di BSI didorong atas strategi pembiayaan tepat sasaran dan manajemen risiko yang baik.

Selain itu, pembiayaan BSI OTO bekerja sama dengan Mandiri Utama Finance (MUF) Syariah dalam proses penyaluran pembiayaan. Kerja sama ini dilakukan untuk mempercepat proses pembiayaan, mengingat MUF Syariah berfokus pada pembiayaan kendaraan, baik mobil baru, mobil bekas, maupun sepeda motor baru.

Erwan mengatakan bahwa menjelang Ramadhan, rata-rata kebutuhan pembiayaan kendaraan di BSI biasanya meningkat sekitar 10-15 persen.

Perseroan pun berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, aman, dan memberikan kenyamanan bagi nasabah.

BSI menyediakan produk pembiayaan kendaraan berbasis prinsip syariah dengan cicilan tetap dan jangka waktu fleksibel sesuai kebutuhan nasabah.

Selain itu, proses pengajuan pembiayaan yang semakin mudah melalui jaringan kantor cabang dan layanan digital superapps BYOND by BSI dipandang turut mendorong minat masyarakat terhadap BSI OTO.

Erwan menyampaikan, pihaknya juga meyakini penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor di BSI pada 2026 akan tumbuh dua digit.

Optimisme ini sejalan dengan berbagai stimulus pemerintah terkait dengan keringanan subsidi kendaraan listrik, minat masyarakat terhadap pembiayaan syariah, serta berbagai promo dan program menarik dari BSI. (end)

Kembali ke Blog