BSI SIAPKAN 162 CABANG UNTUK OPERASIONAL TERBATAS SELAMA LIBUR LEBARAN

  • Info Pasar & Berita
  • 13 Mar 2026

07126732

IQPlus, (13/3) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyiapkan layanan operasional terbatas di 162 kantor cabang di berbagai wilayah yang diperkirakan memiliki kebutuhan transaksi yang tinggi selama periode libur Idul Fitri atau 14-24 Maret 2026.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menjelaskan outlet tersebut dapat melayani sejumlah transaksi seperti pembukaan rekening, pemblokiran kartu ATM, setoran dan penarikan tunai, hingga transfer antar rekening BSI.

Daftar lengkap outlet layanan terbatas dapat diakses melalui www.bankbsi.co.id.

Meski perseroan telah menyediakan layanan operasional terbatas, Anggoro mendorong nasabah untuk memanfaatkan layanan digital melalui superapps BYOND karena menyediakan fitur transaksi yang lengkap, termasuk tarik tunai tanpa kartu di ATM BSI maupun di jaringan ritel.

Ia memastikan perseroan mengoptimalkan seluruh jaringan layanan yang dimiliki, baik kanal digital maupun jaringan fisik yang tersebar di dalam dan luar negeri.

"Menjelang libur Idul Fitri 1447 H, BSI memastikan seluruh kanal layanan siap melayani kebutuhan nasabah kapan pun dan di mana pun," kata Anggoro.

Perseroan mengoptimalkan layanan digital melalui superapps BYOND, BSI Call 14040, lebih dari 6.000 unit ATM dan CRM, sekitar 126 ribu BSI Agen, serta jaringan pembayaran melalui BSI QRIS dan EDC yang dapat diakses secara realtime.

Selain kesiapan layanan digital, BSI juga mengalokasikan dana tunai sekitar Rp45 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi selama periode Ramadan hingga libur Lebaran yang akan ditempatkan di mesin ATM dan kas cabang operasional.

Anggoro menegaskan komitmen BSI untuk tetap menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah selama periode libur Lebaran.

"Kami siap melayani kebutuhan nasabah selama periode libur Idul Fitri sebagai bagian dari komitmen BSI untuk terus melayani sepenuh hati," ujar dia.

Di tengah tren peningkatan transaksi, Anggoro juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank dan memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Bank Syariah Indonesia. (end)

Kembali ke Blog