BULOG PERKENALKAN SKEMA ASURANSI PERTANIAN

  • Info Pasar & Berita
  • 29 Jan 2026

02839250

IQPlus, (29/1) - Perum BULOG melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog Peduli Petani menggelar Sosialisasi Asuransi Pertanian bagi petani di Kabupaten Tabanan, Bali.

Inisiatif ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai perlindungan risiko usaha tani, terutama menghadapi potensi gagal panen akibat perubahan iklim, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga bencana alam.

Sebagai salah satu lumbung pertanian di Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan memiliki luas lahan pertanian sekitar 19.000-23.000 hektare yang ditopang oleh sistem subak.

Ketergantungan masyarakat pada sektor pertanian membuat upaya mitigasi risiko yang terencana dan berkelanjutan menjadi kebutuhan penting demi menjaga kelangsungan usaha tani serta kesejahteraan petani.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tabanan yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Bapak I Made Subagia beserta jajaran.

Turut hadir Dr. Iskandar Roshan selaku Pemerhati Industri Pertanian Indonesia sekaligus Pakar Asuransi Pertanian, Bapak Eko Supriyanto sebagai Kepala Bagian Pengembangan Produk Asuransi Umum Askrindo, Agus Sulistyono selaku Business Head Bisnis BUMN, serta Manajer TJSL Perum BULOG Bapak Tri Augusta DS. Acara ini juga diikuti oleh 35 petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan peserta sosialisasi lainnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai manfaat asuransi pertanian sebagai perlindungan finansial, mekanisme pendaftaran, prosedur klaim, serta pentingnya sikap antisipatif dalam mengelola berbagai risiko usaha tani.

Diharapkan, pemahaman ini dapat menjadi jaring pengaman agar kegiatan pertanian tetap berjalan secara berkelanjutan.

Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoekarto, menjelaskan bahwa melalui Program TJSL Bulog Peduli Petani, BULOG melakukan uji coba sosialisasi dan penerapan asuransi pertanian berbasis perubahan iklim atau asuransi parametrik di Kabupaten Tabanan dan beberapa wilayah lain.

Skema ini dipadukan dengan asuransi konvensional (indemnity) untuk menghadirkan perlindungan yang lebih optimal, dengan proses klaim yang sederhana dan cepat berbasis parameter iklim seperti curah hujan dan suhu.

"Melalui perlindungan produksi petani, BULOG berkepentingan menjaga keberlanjutan pasokan padi dan beras nasional. Pada tahap uji coba ini, premi asuransi ditanggung penuh oleh BULOG agar petani dapat langsung merasakan manfaatnya," ujarnya. (end)

Kembali ke Blog