DAAZ MASUK KONSORSIUM RAKSASA, KEMBANGKAN EKOSISTEM BATERAI KENDARAAN LISTRIK

  • Info Pasar & Berita
  • 02 Feb 2026

03229561

IQPlus, (02/2) - Emiten perdagangan besar logam dan bijih logam, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), resmi mengumumkan keterlibatannya dalam konsorsium strategis untuk pengembangan hilirisasi nikel di Indonesia. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Framework Agreement yang dilakukan pada 30 Januari 2026.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan, DAAZ melalui anak usahanya, Daaz Nexus Energy Limited, bergabung dalam entitas bernama HYD Investment Limited. Konsorsium ini merupakan kolaborasi lintas negara yang melibatkan pemain besar industri nikel dan baterai global, seperti Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd. dan EVE Energy Co. Ltd.

Kerja sama ini juga melibatkan dua BUMN besar Indonesia, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Industri Baterai Indonesia (IBC). Fokus utama dari kesepakatan ini adalah rencana pengembangan hilirisasi nikel sebagai bagian dari inisiatif pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle) di tanah air.

Direktur Utama PT Daaz Bara Lestari Tbk, Mahar Atanta Sembiring, menjelaskan bahwa saat ini kerja sama tersebut masih berada pada tahap awal. Pelaksanaan kerja sama selanjutnya akan sangat bergantung pada pemenuhan syarat pendahuluan serta penandatanganan perjanjian definitif di masa mendatang.

"Penandatanganan Framework Agreement ini belum menimbulkan kewajiban investasi yang bersifat final dan mengikat bagi Perseroan," tulis manajemen dalam laporannya.

Pihak manajemen juga menegaskan bahwa hingga saat ini, kejadian tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan atau kelangsungan operasional perusahaan. Kendati demikian, masuknya DAAZ ke dalam proyek ekosistem baterai nasional ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan di sektor hilirisasi mineral. (end)

Kembali ke Blog