11625153
IQPlus, (26/4) - Bursa saham Wall Street melemah pada hari Kamis menyusul data ekonomi AS yang mengecewakan, karena induk Facebook Meta dan perusahaan besar lainnya anjlok setelah menghasilkan pendapatan.
Perekonomian AS tumbuh 1,6 persen pada kuartal pertama, menurut data, jauh lebih lambat dari perkiraan karena belanja konsumen dan ekspor melambat.
Analis juga menunjuk pada data inflasi yang tertanam dalam laporan PDB yang kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap tinggi.
Dow Jones Industrial Average berakhir pada 38,085.73, turun 1,0 persen tetapi sekitar 330 poin di atas sesi terendahnya.
S&P 500 berbasis luas turun 0,5 persen menjadi 5.048,43, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq yang kaya akan teknologi merosot 0,6 persen menjadi 15.611,76.
"Kami mengalami reli yang sangat produktif selama empat atau lima bulan terakhir, kami telah mencapai titik lemah sekarang," kata Angelo Kourkafas dari Edward Jones.
"Perlambatan perekonomian tidak seburuk yang terlihat di permukaan," katanya.
Saham perusahaan induk Facebook, Meta, merosot 10,6 persen karena kekhawatiran mengenai rencana pengeluaran besar-besaran untuk kecerdasan buatan (AI) yang berlawanan dengan hasil yang kuat.
Sementara itu Southwest Airlines anjlok 7,0 persen karena melaporkan kerugian sebesar US$231 juta dan mengumumkan akan menutup operasi di empat bandara.
Maskapai ini juga memangkas anggaran modal tahun 2024 karena perkiraan pengiriman pesawat dari Boeing yang lebih sedikit.
Di antara laporan keuangan lainnya, Caterpillar turun 7,0 persen, IBM merosot 8,1 persen, Ford naik 0,7 persen dan American Airlines naik 1,5 persen. (end/AFP)