34435011
IQPlus, (10/12) - PT Elnusa Tbk, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024 dengan menggelar diskusi interaktif.
Diskusi yang mengusung tema .Membangun Budaya Antikorupsi di Elnusa. ini digelar sebagai upaya Elnusa dalam menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai akuntabilitas, kompetensi, dan etika di seluruh lini Perusahaan.
Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, dalam sambutannya menegaskan, .Peringatan HAKORDIA ini adalah momen penting untuk memperkuat komitmen Elnusa dalam budaya anti korupsi.
"Dengan menerapkan prinsip akuntabilitas, kompetensi, dan etika, kami percaya bahwa Elnusa dapat terus membangun budaya perusahaan yang berintegritas dan bebas dari korupsi, demi Indonesia yang lebih maju,. kata Bachtiar.
Acara HAKORDIA tahun ini menghadirkan diskusi menarik bersama tokoh nasional di bidang pemberantasan korupsi, yakni Bambang Widjojanto.
Bambang Widjojanto merupakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011.2015.
Sebagai praktisi hukum, aktivis, dan akademisi, ia membagikan wawasan mendalam tentang pentingnya etika, integritas, dan tata kelola yang baik untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi.
Corporate Secretary Elnusa, Frida Lidwina, bertindak selaku moderator dalam acara ini menyampaikan, .Sesi ini sangat relevan dalam memperkuat komitmen kita bersama untuk menciptakan tempat kerja yang berlandaskan integritas.
"Sejak tahun 2021, Elnusa rutin memperingati HAKORDIA untuk membangun budaya kerja yang bebas dari praktik korupsi. Kami yakin wawasan yang disampaikan hari ini akan memberikan inspirasi dan panduan bagi kita semua untuk terus menginternalisasi nilai-nilai anti korupsi dalam setiap aspek operasional," jelas Frida.
Dalam paparannya, Bambang Widjojanto menekankan pentingnya integritas individu dan organisasi dalam memberantas korupsi.
Ia juga mendorong karyawan Elnusa untuk secara aktif menjaga akuntabilitas sebagai bagian dari tanggung jawab profesional sekaligus mendukung tata kelola yang transparan.
"Semua pihak dalam organisasi wajib terlibat dalam menjalankan budaya anti korupsi di Perusahaan," ucap Bambang.(end)