32336801
IQPlus, (20/11) - Pemerintah terus mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga dan cinta pada produk lokal yang kualitasnya semakin bersaing dengan produk dari luar negeri sebagai upaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020 merupakan dukungan terhadap sektor industri di Indonesia, khususnya pelaku industri kecil dan industri menengah (IKM).
Pada penyelenggaraan Gernas BBI tahun 2023, pencapaian Key Performance Indicator (KPI) program tidak hanya diukur dari jumlah IKM/UMKM yang onboarding dan belanja produk dalam negeri, namun juga selaras dengan Gerakan Nasional Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) yang bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata ke berbagai destinasi wisata di tanah air. Selain itu, Pemerintah Daerah juga memiliki peran utama sebagai Campaign Manager.
Pada tahun 2023, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu berperan sebagai co-Campaign Manager penyelenggaraan BBI dan BBWI di Provinsi Bengkulu. Rangkaian Gernas BBI 2023 dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah bekerja sama dengan top brands, BUMN, BUMD, serta stakeholder lainnya. BBI dan BBWI Bengkulu 2023 mengangkat tema .Mela Belanjo kek Bejalan ke Bengkulu. yang memiliki makna .Ayo Berbelanja dan Berkunjung ke Bengkulu.. Sementara untuk Gernas BBWI mengangkat tema Bulan Olahraga.
"Melihat kondisi ekonomi Indonesia yang kian membaik, kita semua optimis dengan terus menggemanya Gernas BBI/BBWI, maka para pelaku industri di Indonesia bisa mendapatkan manfaat yang besar dari tingginya animo masyarakat yang membeli produk dalam negeri, terutama produk IKM," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya pada acara Gernas BBI Bencoolen Fest di Bengkulu, Sabtu (18/11).
Rangkaian Kampanye Gernas BBI/BBWI Bengkulu berlangsung selama lima bulan, diawali dengan Kick Off Kampanye Gernas BBI/BBWI pada 27 Juli 2023, bertepatan dengan malam penutupan Festival Tabot Bengkulu. Dalam Gernas BBI Bengkulu juga dilaksanakan proses pembinaan berupa pendampingan dan fasilitasi kepada 30 IKM terpilih, yang selanjutnya dinilai untuk mendapatkan lima IKM champion yang diumumkan pada Harvesting Gernas BBI Bengkulu pada 18 November 2023 bertempat di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu.
Menperin mengungkapkan, dalam perannya sebagai Co-Campaign Manager, Kemenperin mendukung peningkatan daya saing produk dan kualitas SDM IKM Bengkulu melalui berbagai fasilitasi dan pendampingan, yaitu penguasaan teknologi e-business melalui program e-Smart IKM, on-boarding ke dalam e-katalog LKPP, edukasi dan konsultasi usaha, literasi digital, webinar, pendaftaran merek IKM, pendampingan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk Industri Kecil, desain kemasan dan cetak kemasan, serta publikasi dan promosi di media sosial.
"Pada kesempatan ini, kita melihat 30 IKM terbaik Provinsi Bengkulu dan lima IKM Champion dengan total penjualan terbanyak selama diadakannya Gernas BBI/BBWI Bengkulu 2023. Total penjualan 30 IKM secara online dan offline selama 1 September 2023 hingga 11 November 2023 tercatat sebesar Rp11,72 miliar," ungkapnya.(end)