HARGA EMAS TURUN TIPIS KARENA NAIKNYA IMBAL HASIL TREASURY AS

  • Info Pasar & Berita
  • 05 Mar 2025

06333624

IQPlus, (5/3) - Harga emas turun tipis pada hari Rabu, tertekan oleh meningkatnya imbal hasil Treasury AS, sementara investor memantau perkembangan seputar kemungkinan dampak tarif Presiden AS Donald Trump terhadap inflasi dan perdagangan global.

Harga emas spot turun 0,1 persen menjadi US$2.916,09 per ons pada pukul 00.28 GMT, sementara harga emas berjangka AS naik tipis 0,2 persen menjadi US$2.926,10.

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang menjadi acuan bangkit dari level terendah lebih dari empat bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya, sehingga mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Tarif baru Trump sebesar 25 persen atas impor dari Meksiko dan Kanada mulai berlaku pada hari Selasa, bersamaan dengan penggandaan bea masuk atas barang-barang Tiongkok menjadi 20 persen, yang memicu perang dagang yang dapat menghantam pertumbuhan ekonomi dan menaikkan harga bagi warga Amerika yang masih menderita inflasi tinggi selama bertahun-tahun.

Sebagai tanggapan atas tarif baru yang diberlakukan Trump, Tiongkok dan Kanada membalas dengan serangkaian tarif mereka sendiri atas berbagai barang AS.

Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams mengatakan pada hari Selasa bahwa tarif AS kemungkinan akan mendorong inflasi lebih tinggi, tetapi meyakini kebijakan suku bunga saat ini sudah tepat dan tidak perlu diubah.

The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil, setelah tiga kali pemangkasan tahun lalu. Namun, ekspektasi pasar mengisyaratkan pemangkasan lebih lanjut pada bulan Juni, dengan potensi pemangkasan lebih lanjut pada bulan September.

Pasar kini menunggu laporan ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis hari ini dan laporan penggajian nonpertanian AS pada hari Jumat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang rencana kebijakan moneter The Fed.

Harga perak spot turun 0,2 persen menjadi US$31,90 per ons, platinum turun 0,2 persen menjadi US$958,75, dan paladium turun 0,3 persen menjadi US$939,00. (end/Reuters)


Kembali ke Blog