01842985
IQPlus, (19/1) - Emiten komponen otomotif, PT Indospring Tbk (INDS), memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi pada 9 Januari 2026. Melalui surat resminya, manajemen melaporkan bahwa harga saham INDS mengalami peningkatan signifikan sebesar 24,35%, bergerak dari harga penutupan Rp230 menjadi Rp286 per lembar saham.
Direktur PT Indospring Tbk, Bob Budiono, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal yang belum diungkapkan ke publik. Perseroan menegaskan bahwa lonjakan harga dan aktivitas transaksi yang terjadi sepenuhnya merupakan hasil dari mekanisme pasar.
"Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana yang berakibat terhadap pencatatan saham di Bursa dalam tiga bulan mendatang," tegas manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut. Meski demikian, perseroan berkomitmen untuk terus melakukan keterbukaan informasi sesuai regulasi jika terdapat rencana aksi korporasi di masa depan.
Selain itu, pemegang saham utama INDS tetap menyatakan komitmennya untuk menjaga porsi saham publik (free float) sebesar 7,5% sesuai dengan peraturan Bursa Efek Indonesia. (end)