INA DAN BANK PEMBANGUNAN JEPANG SEDIAKAN PEMBIAYAAN UNTUK BISNIS MENENGAH

  • Info Pasar & Berita
  • 17 Feb 2025

04742804

IQPlus, (17/2) - Otoritas Investasi Indonesia (INA), dana kekayaan negara pertama di negara ini, dan Bank Pembangunan Jepang (DBJ) telah meluncurkan dana hibrida untuk menyediakan pembiayaan bagi bisnis menengah di Indonesia.

Dana tersebut akan difokuskan pada investasi senior yang dijamin, menawarkan solusi pembiayaan yang disesuaikan untuk perusahaan pasar menengah dan atas sekaligus menyediakan sumber daya bagi bisnis untuk berkembang secara berkelanjutan, kedua perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada hari Senin.

Solusi modal hibrida, yang menggunakan utang dan ekuitas untuk memenuhi persyaratan modal bisnis, telah mendapatkan momentum di seluruh kawasan Asia-Pasifik sebagai alternatif pembiayaan tradisional.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah berjanji untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dari tingkat saat ini sebesar 5 hingga 8 persen per tahun pada tahun 2029.

INA akan memanfaatkan pemahaman pasar lokal dan kemampuan pembiayaan terstrukturnya, sementara DBJ akan membawa pengalaman keuangan dan investasinya serta jaringan bisnis terkait Jepang untuk menghasilkan investasi sektor swasta di ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Perusahaan-perusahaan tersebut tidak mengungkapkan ketentuan keuangan dari kesepakatan tersebut. Nikkei sebelumnya melaporkan bahwa dana tersebut bernilai US$60 juta.

Indonesia berencana untuk meluncurkan dana kekayaan negara kedua bernama Danantara Indonesia pada 24 Februari, yang bertujuan untuk mengelola aset yang melebihi US$900 miliar.

Negara ini telah muncul sebagai pasar penting bagi beberapa lembaga keuangan Jepang di Asia Tenggara, termasuk DBJ, untuk memperluas bisnis mereka di negara tersebut. (end/Reuters)


Kembali ke Blog