INDIA LONGGARKAN PEMBATASAN EKSPOR BERAS UNTUK MELINDUNGI KONSUMEN GLOBAL

  • Info Pasar & Berita
  • 30 Sep 2024

27342948

IQPlus, (30/9) - India melonggarkan pembatasan pada beberapa ekspor beras, sebuah langkah yang dapat meredakan harga global dan menandakan perubahan dalam kebijakan pertanian domestik setelah pemilihan umum nasional baru-baru ini.

Mengutip The Business Times, Senin, 30 September 2024, Pemerintah India memangkas pajak pengiriman beras setengah matang menjadi 10 persen dari 20 persen, menurut pemberitahuan dari kementerian keuangan. Eksportir utama dunia tersebut telah memulai pembatasannya pada 2022 dalam upaya untuk memastikan keamanan pangan domestik dan mengendalikan inflasi.

Hal itu menyebabkan harga acuan Asia naik ke level tertinggi sejak 2008 dan memaksa konsumen utama untuk mencari pasokan dari negara lain. Makanan pokok tersebut sangat penting bagi pola makan miliaran orang di seluruh planet ini.

Meskipun langkah tersebut sebagian besar berhasil menstabilkan harga lokal, namun data Departemen Pertanian AS menunjukkan India sekarang dibebani dengan stok yang sangat banyak. Langkah kebijakan terbaru dapat membantu meredakan kelebihan pasokan dan memangkas biaya impor untuk negara-negara seperti Indonesia dan Senegal.

Ekspor beras dari negara Asia Selatan itu turun hampir 25 persen dari tahun sebelumnya menjadi 5,3 juta ton dalam empat bulan pertama tahun fiskal yang dimulai pada 1 April, menurut data pemerintah.

Para petani India telah mulai memanen tanaman padi yang ditanam pada musim hujan setelah curah hujan yang baik. Penanaman lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Pemerintah juga menetapkan bea ekspor sebesar 10 persen untuk varietas yang belum digiling, menurut pemberitahuan yang diterbitkan. Pengiriman beras setengah giling atau beras giling utuh ke luar negeri tidak akan dikenakan pungutan apa pun. (end/ba)


Kembali ke Blog