03237256
IQPlus, (2/2) - PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah Jawa bagian Barat.
Upaya tersebut didukung oleh keberadaan berbagai infrastruktur hilir terintegrasi yang berlokasi di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Di kawasan ini, Pertamina mengoperasikan sejumlah fasilitas strategis, mulai dari Integrated Terminal Balongan, Kilang Unit VI Balongan, hingga aktivitas operasional kapal yang dijalankan oleh Pertamina International Shipping.
Seluruh fasilitas tersebut saling terhubung dan membentuk satu ekosistem energi yang terintegrasi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa keberadaan fasilitas hilir tersebut memiliki peran penting dalam menopang rantai pasok energi nasional.
Kilang Balongan, misalnya, berfungsi sebagai fasilitas pengolahan minyak mentah menjadi berbagai produk energi, seperti BBM, Avtur, serta produk Non-BBM berupa propylene yang digunakan sebagai bahan baku petrokimia.
Kilang Unit VI Balongan memperoleh pasokan minyak mentah dari sejumlah lapangan Pertamina Hulu Energi yang berada di sekitar wilayah Indramayu.
Selain itu, kilang ini juga memiliki kemampuan melakukan pengiriman maupun penerimaan energi melalui jalur laut, dengan dukungan armada kapal milik Pertamina International Shipping.
Produk hasil pengolahan Kilang Balongan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, tetapi juga disalurkan ke fasilitas terdekat lainnya, seperti Integrated Terminal Balongan serta Polytama Propindo, yang merupakan afiliasi Pertamina di sektor petrokimia.
"Keseluruhan ekosistem infrastruktur energi Pertamina di Balongan berperan strategis untuk memastikan keandalan pasokan energi, khususnya untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, hingga sebagian Jawa Tengah. Optimalisasi ini menjadi komitmen Pertamina dalam melayani kebutuhan energi masyarakat," jelas Baron.(end)