INGGRIS DAN VIETNAM SINGKIRKAN HALANGAN PERDAGANGAN FARMASI

  • Info Pasar & Berita
  • 14 Jul 2025

19430148

IQPlus, (14/7) - Inggris mengatakan akan mencapai kesepakatan dengan Vietnam untuk memudahkan perusahaan farmasi menjual obat-obatan buatan Inggris di negara Asia Tenggara tersebut, di bawah strategi perdagangan baru yang menekankan kesepakatan cepat dan spesifik industri.

Inggris meluncurkan strategi baru tersebut bulan lalu, menjanjikan pendekatan yang lebih gesit dibandingkan dengan penekanannya pada perjanjian perdagangan bebas penuh setelah keluar dari Uni Eropa.

Vietnam akan mempercepat pendaftaran obat-obatan dan vaksin baru, sekaligus mengakui persetujuan dari lebih banyak regulator, termasuk Badan Pengatur Obat-obatan dan Produk Kesehatan Inggris, demikian pernyataan pemerintah Inggris. Kesepakatan tersebut diperkirakan akan dikonfirmasi pada Senin malam (14 Juli).

"Penghapusan hambatan farmasi dengan salah satu mitra dagang terdekat kami di Asia merupakan dorongan bagi industri farmasi Inggris dan bukti bahwa Strategi Industri dan Perdagangan kami telah membuahkan hasil," ujar Menteri Perdagangan Inggris Douglas Alexander.

Kesepakatan ini dapat bernilai 250 juta poundsterling (S$432 juta) bagi sektor farmasi Inggris selama lima tahun ke depan, tambah pemerintah.

Komite Ekonomi dan Perdagangan Gabungan Inggris-Vietnam akan bertemu di London pada hari Senin dan juga membahas layanan keuangan dan energi terbarukan.

Inggris telah mengambil langkah yang lebih tegas di beberapa sektor lain, dengan impor baja dari Vietnam yang akan dibatasi di bawah rezim kuota baru.

Ilmu hayati, termasuk farmasi, merupakan sektor prioritas dalam strategi industri baru Inggris, yang juga diluncurkan bulan lalu.

Namun, rencana tersebut tertunda karena perselisihan mengenai harga obat dengan sektor farmasi Inggris, yang menyatakan bahwa pemerintah perlu menilai obat-obatan secara lebih adil dan menyesuaikan pembayaran yang dibayarkan kembali kepada layanan kesehatan. (end/Reuters)


Kembali ke Blog