34858377
IQPlus, (15/12) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu menyebutkan bahwa terdapat investor asal Amerika yang tertarik berinvestasi terkait pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Sebab, menurut mereka, Kota Bengkulu memiliki potensi terkait pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Air Sebakul.
"Sudah dikonfirmasi oleh pihak delegasi, mereka datang pertengahan Desember ini, untuk melihat potensi-potensi apa saja yang bisa dikembangkan di Kota Bengkulu," kata Kepala DLH Kota Bengkulu Riduan di Bengkulu, Kamis.
Ia menerangkan, jika saat ini Kota Bengkulu menghasilkan 350-400 ton sampah per harinya dan beberapa tahun ke depan TPA Air Sebakul akan penuh.
Sementara itu, pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp5 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada 2024 untuk pengadaan empat hektare lahan guna perluasan TPA Air Sebakul yang saat ini mulai memenuhi kapasitas.
Selain itu, usulan anggaran tersebut juga untuk memancing masuknya investasi sebesar Rp63 miliar ke Kota Bengkulu di bidang pengelolaan persampahan dari program Waste Management Project (WWP) milik perusahaan Non Governmental Organization (NGO) Swiss Green Projects (SGP).
"Kita akan mengusulkan Rp5 miliar untuk minimal empat hektare untuk dibangun pabrik pengelolaan WWP," ujarnya. (end/ant)