07541848
IQPlus, (17/3) - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Perseroan atau IDX:GOOD) mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya Perseroan dalam menjaga stabilitas harga saham jika sewaktu-waktu harga di pasar tidak mencerminkan nilai atau kinerja perusahaan yang sebenarnya.
Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Selasa (17/3), manajemen Garudafood mengungkapkan telah mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp50 miliar untuk aksi korporasi ini. Jumlah tersebut mencakup biaya perantara pedagang efek dan biaya terkait lainnya. Adapun estimasi jumlah saham yang akan dibeli kembali adalah sebanyak 143.318.966 lembar saham atau setara dengan 0,39% dari total saham yang dikeluarkan oleh Perseroan.
Manajemen memastikan bahwa pendanaan buyback sepenuhnya berasal dari kas internal dan bukan merupakan dana hasil penawaran umum maupun pinjaman. "Pelaksanaan pembelian kembali saham diperkirakan tidak akan memberikan dampak penurunan pendapatan secara signifikan serta tidak memengaruhi kegiatan operasional perusahaan," tulis manajemen dalam dokumen tersebut.
Rencana buyback ini akan dilaksanakan secara bertahap dalam periode paling lama 12 bulan setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Perseroan menjadwalkan pelaksanaan RUPSLB tersebut pada Kamis, 23 April 2026.Saham yang telah dibeli kembali nantinya akan disimpan sebagai saham treasuri (treasury shares) untuk jangka waktu tidak lebih dari tiga tahun.
Meski demikian, Perseroan tetap memiliki opsi untuk mengalihkan saham tersebut di masa depan, baik melalui penjualan kembali di bursa, pengurangan modal, maupun pelaksanaan program kepemilikan saham bagi karyawan dan direksi.Untuk memuluskan aksi ini, Garudafood telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melakukan proses pembelian kembali melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). (end)