05540232
IQPlus, (25/2) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak usahanya KAI Logistik terus memperkuat peran dalam angkutan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan pihaknya meningkatkan peran sebagai pemain utama dalam industri logistik nasional, salah satu layanan unggulannya yakni angkutan limbah B3, mengalami pertumbuhan signifikan dalam dua tahun terakhir.
KAI melalui KAI Logistik mencatat peningkatan volume pengangkutan limbah B3 yang terus meningkat. Pada 2023, total angkutan mencapai 8.496 ton, sementara pada 2024 naik hingga 10.386 ton.
"Ini bukti nyata bahwa moda transportasi berbasis rel semakin dipercaya karena lebih aman, efisien, dan berkelanjutan,. kata Anne dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Sejak pertama kali beroperasi pada 2018, layanan angkutan limbah B3 telah menjadi bagian penting dalam upaya pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Dengan jalur utama Stasiun Kalimas-Stasiun Nambo, layanan ini menggunakan kontainer khusus dari pelanggan yang telah memenuhi standar pengangkutan limbah B3.
Anne menuturkan bahwa KAI melalui KAI Logistik berkomitmen untuk menghadirkan solusi logistik yang tidak hanya andal, tetapi juga peduli terhadap lingkungan.
"Dibandingkan moda transportasi darat, pengangkutan limbah B3 dengan kereta api memiliki banyak keunggulan, terutama dari segi keamanan dan efisiensi," jelas Anne. (end/ant)