03536336
IQPlus, (5/2) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk periode Lebaran 2026 telah terpesan sekitar 32,59 persen, dalam sepuluh hari pertama sejak penjualan dibuka.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, di Bandung, Rabu, menyebutkan berdasarkan data hingga Rabu (4/2), menunjukkan dari total kapasitas 129.920 tempat duduk yang disediakan untuk keberangkatan 11 hingga 20 Maret 2026, sebanyak 42.344 kursi telah habis dipesan oleh pelanggan.
Kuswardojo menyebut pencapaian angka sepertiga dari total kapasitas ini menjadi indikator tingginya tensi perburuan tiket mudik tahun ini, mengingat periode puncak keberangkatan diprediksi akan terus menggerus sisa kuota dalam waktu singkat.
"Kami melihat minat pelanggan sangat tinggi sejak hari pertama penjualan dibuka. Banyak pelanggan langsung mengamankan tiket agar dapat bepergian sesuai jadwal yang diinginkan," ujar Kuswardojo.
Setiap harinya, kata dia, Daop 2 Bandung menyiagakan 12.992 tempat duduk untuk perjalanan KA Jarak Jauh reguler. Dengan tren pemesanan yang terus merangkak naik, khususnya untuk keberangkatan tanggal 21 Maret 2026 yang penjualannya baru saja dibuka, mereka mengimbau masyarakat untuk mewaspadai jam-jam kritis pemesanan tiket yakni pukul 00.00 WIB.
Kuswardojo menyarankan pemudik untuk mulai mempertimbangkan tanggal alternatif atau rute relasi KA lain jika tanggal favorit sudah menunjukkan okupansi 100 persen. Hal ini dimungkinkan melalui fitur pencarian tanggal terdekat pada aplikasi resmi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga menyampaikan tiket kereta api untuk periode libur panjang Imlek 2026 masih tersedia dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini.
"Berdasarkan laporan pantauan sementara, minat masyarakat terus bertumbuh seiring semakin dekatnya periode libur," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Rabu.(end/ant)