KEMENDAG OPTIMIS PERDAGANGAN DAN INVESTASI RI-TIONGKOK MENINGKAT

  • Info Pasar & Berita
  • 19 Sep 2024

26249236

IQPlus, (19/9) - Indonesia siap berpartisipasi pada pameran tahunan China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-21 yang digelar di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Nanning, Tiongkok. Pameran fisik akan dilaksanakan pada 24-28 September 2024, sedangkan pameran daring akan dilaksanakan mulai 24 September 2024 sampai31Desember 2024 melalui platform daring CAEXPO.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Mardyana Listyowati menanggapi positif keikutsertaan Indonesia dalam CAEXPO ke-21. Ia mengatakan, Kemendag RI optimistis perdagangan dan investasi Indonesia.Tiongkok akan semakin meningkat.

"Pameran ini merupakan forum strategis untuk mempromosikan perdagangan dan investasi,baik bagiIndonesia maupun negara-negara ASEAN lainnya. Melalui kehadiran di CAEXPO 2024, kami optimistis bahwa kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Tiongkok akan semakin meningkat,"ujar Mardyana.

Mardyana juga mengatakan, tahun ini menandakan untuk pertama kalinya pameran dilaksanakan selama lima hari. Sejak awal digelar pada 2004,CAEXPO paling lama diadakan selama empat hari.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag RI Miftah Farid mengungkapkan,CAEXPO ke-21 pada tahun ini akan memperluas partisipasi Indonesia di berbagai sektor. Beberapa sektor yang ditampilkan dalam pameran CAEXPO dapat mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke pasar ASEAN dan Tiongkok.

"CAEXPO menyediakan kesempatan penting bagi UKM Indonesia untuk terhubung dengan pasar Tiongkok.Hal ini dapat mendorong peningkatan ekspor Indonesia ke Tiongkok," tutur Miftah.

CAEXPO merupakan hasil kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi ke-7 China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA) 2003. Pameran ini bertujuan untuk mempromosikan perdagangan barang, kerja sama investasi, transfer teknologi, perdagangan jasa, hubungan industri, serta kerja sama subregional ASEAN dan Tiongkok.

Sebagai anggota ASEAN, Indonesia rutin berpartisipasi pada pameran ini setiap tahunnya.Dua Paviliun IndonesiaPada pameran tahun ini, Indonesia akan menampilkan dua paviliun. Pertama,Paviliun Komoditas seluas2.160 meter persegidi aula D4. Paviliun Komoditas akan diikuti 100 stan yang menampilkan berbagai produk potensial Indonesia, di antaranya makanan dan minuman, fesyen dan aksesori, furnitur dan dekorasi rumah, serta produk kebutuhan sehari-hari. Kedua, Paviliun Nasional (City of Charm)seluas160meterpersegi di aula B2.

Paviliun Nasional akan menampilkan potensi besar dari salah satu komoditas utama Indonesia,yaitu minyak sawit, yang dikelolaBadan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).Mardyana menambahkan, Paviliun Nasional akan menampilkan potensi dan manfaat minyak sawit, upaya keberlanjutan, dankontribusinya pada perekonomian nasional.

"Sebagai bagian dari promosi potensi dan keberlanjutan industri minyak sawit Indonesia, tahun ini Paviliun Nasional akan menampilkan potensi dan manfaat minyak sawit dari BPDPKS. Selain memperkenalkan berbagai produk turunan minyak sawit yang bernilai tinggi,kami juga akan menyoroti upaya keberlanjutan dalam sektor ini serta kontribusi minyak sawit terhadap perekonomian nasional,"jelas Mardyana. (end)


Kembali ke Blog