KEMENDAG: TARGETKAN HARGA MINYAKITA SESUAI HET PADA FEBRUARI

  • Info Pasar & Berita
  • 29 Jan 2026

02851501

IQPlus, (29/1) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, harga minyak goreng rakyat (Minyakita) mulai menunjukkan tren penurunan dan diharapkan dapat kembali sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) pada Februari 2026 seiring optimalisasi distribusi ke pasar.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan mengatakan, penurunan harga ini terjadi setelah pemerintah memperkuat kewajiban distribusi produsen kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2026.

"Sesuai dengan Permendag 43, bahwasanya semua produsen itu minimal mendistribusikan kepada Bulog dan IDFOOD itu 35 persen. Kita cukup yakin, karena sudah terjadi penurunan," kata Iqbal di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan pemantauan Kemendag melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), rata-rata nasional harga Minyakita pada pekan lalu masih berada di kisaran Rp16.800 per liter. Namun, harga tersebut kini telah turun menjadi Rp16.500 per liter.

Iqbal menyampaikan, harga tersebut memang belum sesuai dengan HET yang ditetapkan Rp15.700 per liter. Namun, ia optimistis harga Minyakita akan terus turun seiring dengan kelancaran distribusi dari BUMN Pangan.

"Kita harapkan kalau misalnya ini sudah optimal, nanti di akhir bulan ini bisa mencapai harga eceran tertinggi yang telah kita sepakati bersama (Rp15.700)," jelas Iqbal. (end/ant)

Kembali ke Blog