KEMENKOP: REFORMA AGRARIA LEBIH BERDAMPAK LUAS LEWAT KOPERASI

  • Info Pasar & Berita
  • 20 Feb 2025

05045572

IQPlus, (20/2) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan program reforma agraria akan lebih berdampak luas apabila semua pengelola lahan dikonsolidasikan dalam wadah koperasi.

"Kalau rakyat kecil itu hanya diberikan sertifikat (sertifikat tanah untuk dikelola) tidak akan pernah bisa optimal karena hasilnya tidak jadi apa-apa, tetapi kalau dikonsolidasikan dengan baik melalui koperasi ini akan mendapatkan nilai tambah," kata Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari di Jakarta, Kamis.

Dikatakannya, reforma agraria menjadi sarana strategis untuk mewujudkan target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Astacita, hal ini karena hasil produk pertanian dari lahan garapan akan mampu mencapai skala besar ketika dikelola oleh koperasi.

Destry menambahkan dengan wadah koperasi, petani sebagai pengelola lahan juga akan terjamin mendapatkan bibit hingga pupuk yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah yang akan menjadikan koperasi sebagai penyalur pupuk bersubsidi dari produsen.

Dengan adanya jaminan tersebut diharapkan hasil produksi pertanian akan semakin meningkat sehingga koperasi sebagai agregator dan konsolidator akan membantu dalam pemasaran. Melalui koperasi ini juga, beban petani selama proses tanam hingga panen akan berkurang karena seluruh mata rantai produksinya dikelola oleh koperasi.

"Ini komitmen Kemenkop agar partisipasi masyarakatnya di arahkan dalam bentuk koperasi sesuai Astacita. Memang program reforma agraria ini belum berjalan smooth, nah ini saatnya kita menjahit kembali agar keberlanjutannya ada," ujarnya. (end/ant)


Kembali ke Blog