28430349
IQPlus, (12/10) - Kementerian Koperasi dan UKM mengusung isu penguatan koperasi dalam forum The 28th ASEAN Center for Agricultural Cooperative Development (ACEDAC) Board Meeting dan 23rd ASEAN Working Group for Agricultural Cooperative (ASWGAC) yang dilaksanakan secara virtual.
Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenkop, Luhur Pradjarto, menyatakan bahwa forum kerja sama itu menjadi wadah pembahasan berbagai inisiatif dan kolaborasi pengembangan koperasi pertanian di wilayah ASEAN.
"Kami aktif mendorong penguatan koperasi pertanian di kawasan regional ASEAN sebagaimana pemerintah saat ini sedang fokus mengembangkan koperasi pertanian modern," katanya lewat keterangan resmi, Jakarta, Selasa.
Pada pertemuan 28th ACEDAC, Luhur yang juga menjadi ACEDAC Coordinator menyampaikan laporan aktivitas selama setahun terakhir.
Dalam laporannya, terdapat beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan akibat pandemi COVID-19 di tahun 2022, seperti kegiatan ASEAN Exchange Visit for Cooperatives Personnel di Malaysia dan ASEAN Cooperative Business Forum di Brunei Darussalam.
Menimbang kondisi negara kawasan ASEAN telah membaik dari efek pandemi, lanjutnya, ia mengharapkan pelbagai kegiatan itu segera dilaksanakan pada tahun mendatang.
"Pertemuan juga menghadirkan perwakilan dari JA Zenchu (Central Union of Agricultural Cooperatives), Agriterra (lembaga konsultan dunia untuk mendampingi koperasi pertanian), dan JICA (Japan International Cooperation Agency) yang menyampaikan berbagai program dukungan yang telah dilaksanakan dalam kerja sama pengembangan koperasi pertanian di negara-negara ASEAN," ucap Luhur. (end/ant)