05830108
IQPlus, (28/2) - Kementerian Perindustrian menyebutkan sektor pengolahan kelapa sawit menyumbang 70 persen kinerja ekspor industri makanan Indonesia dalam neraca perdagangan 2023.
Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kemenperin Setia Diarta mengatakan pihaknya mencatat hingga Januari-September 2023, industri hilir kelapa sawit berhasil menyumbang sebesar 20,57 juta dolar AS dari total ekspor industri makanan yang mencapai 30,1 juta dolar AS.
"Industri makanan dan minuman, khususnya industri makanan itu kontributor terbesar datangnya dari sawit. Sekitar 70 persen sektor ini disumbangkan oleh sektor industri pengolahan sawit," katanya di Jakarta, Selasa.
Setia mengatakan, secara kuantitas pengiriman ekspor, industri pengolahan sawit mulai dari Januari hingga September 2023 berhasil memberikan kontribusi sebesar 22,9 ribu ton terhadap ekspor komoditas makanan.
Angka ini naik 19,07 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (c to c) yang hanya memberikan ekspor secara kuantitas sebanyak 19,27 ribu ton.
Oleh karena itu ia menilai sektor pengolahan sawit memiliki peran penting dan strategis dalam menopang kestabilan serta ketahanan perekonomian nasional. Menurutnya apabila capaian ekspor komoditas turunan kelapa sawit dikeluarkan (exclude), akan terjadi ketidakseimbangan neraca perdagangan.
"Yang perlu kami highlight adalah betapa industri pengolahan sawit punya peran penting dalam pengembangan industri di Indonesia," ujarnya. (end/ant)