07459463
IQPlus, (16/3) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berencana membangun rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Denpasar, Bali, dengan anggaran sebesar Rp48 miliar yang bersumber dari APBN.
Pembangunan rusun tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.
Menteri PKP Maruarar Sirait di Denpasar, Senin mengatakan rusun tersebut direncanakan memiliki 60 unit hunian yang dilengkapi dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.
Menurut dia, salah satu prioritas penghuni rusun tersebut adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang berprofesi sebagai seniman di Bali.
Ara menilai seniman Bali memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah maupun nasional.
"Seniman Bali memiliki peran besar dalam mendukung pariwisata dan membantu pemasukan devisa negara. Karena itu, saya juga mengusulkan agar rusun ini dapat diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang berprofesi sebagai seniman," ujar Ara. (end/ant)