05349493
IQPlus, (23/2) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana meningkatkan program gerakan pasar murah untuk menekan harga beras, sebagai komoditas pangan yang mengalami kenaikan di berbagai wilayah.
"Harga beras memang sedang naik. Langkah-langkah (penanganan) terus kami lakukan, termasuk koordinasi dengan Bulog," kata Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana, di Semarang, (22/2).
Menurut dia, pemerintah pusat juga sudah menginstruksikan kepada Bulog untuk segera menggelontorkan stok beras ke pasar untuk membantu menekan harga beras di pasaran.
Dalam program gerakan pasar murah, kata mantan Kapolda Metro Jaya tersebut, Pemprov Jateng akan menggulirkan sebanyak 70 kali pada 2024.
Bahkan, kata dia, sejak awal tahun sudah dilakukan pasar murah di sejumlah daerah di Jateng.
Ia menjelaskan bahwa gerakan pasar murah bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan komoditas beras dengan harga murah.
Selain itu, kata dia, pasar murah juga bisa membantu untuk menstabilkan inflasi di Jateng yang pada Januari 2024 berada pada angka 2,69 persen.
"Dari awal (tahun) sudah kami lakukan untuk menstabilkan harga dan inflasi. Ini akan kami tingkatkan kembali untuk gerakan pasar murah," katanya. (end/ant)