KETUA OJK: MOTOR PERTUMBUHAN HARUS MAKIN TERDIVERSIFIKASI

  • Info Pasar & Berita
  • 28 Apr 2025

11747444

IQPlus, (28/4) - Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan motor pertumbuhan perekonomian harus makin terdiversifikasi atau tidak semata menggantungkan kepada penggerak yang selama ini menjadi tumpuan secara nasional.

Menurut Mahendra, perkembangan dari motor-motor pertumbuhan yang berbasis kepada pertumbuhan ekonomi dalam negeri domestik menjadi lebih penting, apalagi mengingat kondisi perekonomian global yang diperkirakan melambat.

"Domestik artinya pertumbuhan ekonomi daerah di setiap provinsi, kabupaten, kota dan tentu kawasan wilayah spasial yang terkait di bawahnya. Ini yang menjadi taruhan bagi kita apakah pertumbuhan ekonomi nasional kita akan bisa tetap terjaga atau sepenuhnya tergantung dan terdampak dari perkembangan ekonomi global," kata Mahendra dalam acara konferensi nasional di Jakarta, Senin.

Ia mengingatkan prospek perkembangan geopolitik dan perekonomian global tampaknya tidak terelakkan menuju arah pemburukan.

Bahkan, baru-baru ini Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun ini dan tahun depan.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2025 dan 2026 dari IMF direvisi ke bawah masing-masing sebesar 0,5 dan 0,3 persen menjadi 2,8 persen dan 3 persen.

Merespons kondisi ini, ujar Mahendra, maka dibutuhkan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berbasis pada ekonomi daerah.

Mahendra mengamini pengembangan ekonomi daerah yang didorong OJK baru menjadi prioritas dalam satu setengah tahun terakhir ini, mengingat sebelumnya terdapat kekhawatiran risiko conflict of interest dengan tugas utama OJK sebagai pengawas lembaga jasa keuangan serta pelindungan kepada konsumen. (end/ant)


Kembali ke Blog