MANAJEMEN RAJA BERIKAN PENJELASAN TERKAIT DIVESTASI SAHAM RATU

  • Info Pasar & Berita
  • 11 Mar 2025

06929427

IQPlus, (11/3) - Manajemen PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) akhirnya memberikan penjelasan terkait aksi pelepasan (divestasi) saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

Diketahui, RAJA telah melakukan pelepasan sebanyak 126.521.500 saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), yang mewakili 4,66% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam RATU.

Corporate Secretary RAJA, Yuni Pattinasarani mengaku, langkah ini merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio investasinya agar lebih selaras dengan fokus utama bisnis Perseroan. Selain itu, pelepasan saham ini bertujuan untuk memperkokoh struktur permodalan untuk mendorong pertumbuhan dan ekspansi bisnis Perseroan di sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas.

"Dengan melepas saham, itu memberikan fleksibilitas keuangan bagi Perseroan untuk melakukan investasi di proyek-proyek yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi. Pelepasan ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan aspek tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan selaras dengan strategi jangka panjang Perseroan," katanya.

Komitmen Pengendalian RAJA terhadap RATU

Yuni menambahkan, meskipun melakukan pelepasan saham sebesar 4,66%, Perseroan tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 75,34% dalam RATU. Dengan demikian, Perseroan masih memiliki kontrol atas arah strategis dan kebijakan operasional RATU.

"Sebagai pemegang saham utama, Perseroan tetap berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan RATU melalui sinergi bisnis dan kolaborasi strategis. Kemudian, menjaga stabilitas operasional dengan terus memberikan arahan strategis yang selaras dengan visi jangka panjang perusahaan. Dan, memastikan RATU terus berkembang dalam ekosistem industri energi yang semakin kompetitif," tegasnya.

Rencana Penggunaan Dana Hasil Pelepasan Saham

Yuni menjelaskan, dana yang diperoleh dari pelepasan saham ini akan digunakan oleh Perseroan untuk mendukung berbagai inisiatif strategis, termasuk ekspansi bisnis, baik secara organik maupun anorganik, di sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi. Selain itu, dana juga untuk penguatan modal kerja, guna memastikan keberlanjutan operasional dan likuiditas Perseroan dalam menjalankan proyek-proyeknya.

"Kemudian, dan akan dipakai untuk investasi dalam sektor strategis lainnya, yang selaras dengan roadmap bisnis jangka panjang Perseroan. Penggunaan dana ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta mempercepat pertumbuhan bisnis Perseroan,"pungkasnya. (end)





Kembali ke Blog