05429694
IQPlus, (24/2) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk. (HAJJ) dan PT Tourindo Guide Indonesia Tbk. (PGJO) karena terjadi pola transaksi yang tidak wajar di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Jumat (21/2) menuturkan bahwa Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 7 dan 20 Februari 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal perihal penjelasan atas volatilitas transaksi saham PGJO dan pencatatan saham pada saham HAJJ serta adanya peningkatan saham.
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 6 Februari 2025 atas perdagangan saham PGJO.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity pada saham PGJO dan HAJJ maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini dan mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"pungkasnya. (end)