MENGANTUNG, TINS TUNGGU KEPASTIAN JOKOWI SOAL LARANGAN EKSPOR TIMAH

  • Info Pasar & Berita
  • 29 Nov 2023

33225871

IQPlus, (29/11) - PT Timah Tbk (TINS) mengaku, saat ini perseroan masih menunggu kepastian dari pemerintah terkait rencana pelarangan ekspor timah yang masuk ke dalam kerangka program hilirisasi nasional.

"Terkait larangan ekspor dan hilirisasi logam timah, sampai dengan saat ini TINS sedang menunggu informasi dan kepastian lebih lanjut dari pemerintah. Apakah ini akan segera diberlakukan atau tidak?" kata Fina Eliani saat pelaksanaan Public Expose Live 2023, Selasa (28/11).

Namun demikian, ungkap Fina, kalau pun rencana larangan ekspor timah diberlakukan, emiten BUMN ini akan mengoptimalkan penyerapan hasil produksi melalui anak usaha, PT Timah Industri yang sejauh ini mampu memproduksi tin solder dan tin chemical.

"Jadi posisi kami saat ini, kami sedang menunggu arahan dan kepastian lebih lanjut dari pemerintah," tegas Fina.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah akan melanjutkan program hilirisasi mineral hingga ke komoditas bauksit, tembaga dan timah, setelah mampu menjalankan hilirisasi bijih nikel.

Lebih lanjut Fina menyebutkan, untuk sepanjang tahun ini TINS memproyeksikan volume produksi bijih dan logam timah bisa mencapai 15.000 ton. Selama sembilan bulan pertama tahun ini, TINS telah memproduksi bijih timah mencapai 11.201 ton atau lebih rendah dibanding periode yang sama di 2022 sebanyak 14.502 ton.

Adapun produksi logam timah untuk periode Januari-September 2023 sebanyak 11.540 metrik ton atau mengalami penurunan dibanding periode yang sama di 2022 sebanyak 14.130 metrik ton.

Sementara itu, volume penjualan penjualan logam timah selama sembilan bulan pertama di 2022 sebanyak 11.100 metrik ton atau menurun dibanding periode yang sama di 2022 sebanyak 15.325 metrik ton. Harga jual rata-rata logam timah pada periode Januari-September 2023 senilai USD27.017 per metrik ton atau lebih rendah 23 persen (y-o-y). (end/bd)

Kembali ke Blog