03553245
IQPlus, (5/2) - Pengembangan jalur MRT lintas timur barat yang menghubungkan Kembangan - Balaraja dinilai tak hanya mengatasi kemacetan tetapi memperkuat konektivitas kawasan barat Jakarta dan Banten sehingga ekonomi baru akan tumbuh.
"Bahkan, kami menilai MRT kembangan - Balaraja ini meningkatkan kualitas hidup serta bisa jadi model pengembangan transportasi berkelanjutan di kota - kota lain di Indonesia," kata Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi dalam keterangannya di Tangerang Kamis.
M. Nawawi menuturkan proyek MRT yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) akan terkoneksi dengan proyek pengembangan Paramount Land yakni Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.
Kehadiran moda transportasi MRT akan memberikan nilai tambah signifikan terhadap kawasan di sepanjang koridor Kembangan hingga Balaraja khususnya seluruh proyek Paramount Land di Kabupaten Tangerang.
Paramount Land, lanjutnya siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah dan PT MRT Jakarta dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur yang selaras dengan visi pembangunan jangka panjang perusahaan.
Ada tiga fokus kajian utama meliputi kajian kelembagaan, kajian keuangan, serta kajian teknis yang mencakup trase dan aspek pendukung lainnya.
Apalagi proyek MRT rute Kembangan Balaraja ini direncanakan memiliki jalur sekitar 30 kilometer dengan 14 stasiun dan satu depo (Depo Balaraja), dengan tipe jalur konstruksi melayang (elevated).
"Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun kota yang terkoneksi dengan sistem transportasi massal yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pemerataan dan pertumbuhan wilayah, khususnya di Tangerang Raya dan Banten," ujarnya. (end/ant)