NAIKNYA BAHAN BAKAR BUAT INFLASI FILIPINA MENINGKAT DI BULAN MARET

  • Info Pasar & Berita
  • 07 Apr 2026

09632654

IQPlus, (7/4) - Inflasi Filipina melonjak pada bulan Maret ke level tertinggi dalam hampir dua tahun karena perang Iran mencekik pasokan energi dan mendorong kenaikan harga bahan bakar.

Harga konsumen meningkat 4,1 persen bulan lalu dibandingkan tahun lalu, kata Otoritas Statistik Filipina pada hari Selasa (7 April). Angka tersebut melebihi perkiraan median 3,8 persen dalam survei Bloomberg News dan 2,4 persen yang tercatat pada bulan Februari.

Negara Asia Tenggara ini rentan terhadap perang Iran karena mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyaknya dari Timur Tengah. Harga minyak telah melonjak setelah Iran memperketat cengkeramannya atas lalu lintas melalui Selat Hormuz yang vital, memaksa negara-negara seperti Filipina untuk berebut pasokan.

Bank Sentral Filipina (Bangko Sentral ng Pilipinas) mengatakan inflasi kemungkinan akan melampaui batas atas 4 persen dari kisaran targetnya tahun ini. Meskipun demikian, bank sentral mempertahankan suku bunga kebijakannya dalam pertemuan di luar siklus bulan lalu, dengan mengatakan bahwa kebijakan moneter memiliki "efektivitas terbatas" dalam mengatasi guncangan pasokan.

Pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr. telah berupaya meredam dampak guncangan harga minyak dengan menunda kenaikan tarif transportasi dan bernegosiasi dengan para produsen untuk menstabilkan biaya barang-barang kebutuhan pokok. (end/Bloomberg)

Kembali ke Blog