04658439
IQPlus, (16/2) - Nike akan memangkas tenaga kerja globalnya sekitar 2 persen seiring dengan upaya raksasa pakaian olahraga tersebut untuk mengurangi biaya guna melawan prospek penjualan yang lebih lemah dan meningkatnya persaingan.
Perusahaan yang berbasis di Oregon ini tidak menyebutkan jumlah pekerja yang akan terkena dampaknya, meskipun saat ini perusahaan tersebut memiliki sekitar 83.700 karyawan di seluruh dunia.
"Tindakan yang kami ambil menempatkan kami pada posisi yang tepat untuk mengukur organisasi kami guna meraih peluang pertumbuhan terbesar karena minat terhadap olahraga, kesehatan, dan kesejahteraan tidak pernah sekuat ini," kata Nike.
PHK ini menyusul pengumuman pada bulan Desember bahwa perusahaan tersebut mencari penghematan biaya sebesar US$2 miliar, termasuk mengurangi tenaga kerja dan menyederhanakan jajaran produknya karena meningkatnya kehati-hatian konsumen yang membebani penjualan.
Hal ini memicu kemerosotan saham Nike, yang kesulitan untuk pulih dan tetap turun sekitar 2 persen tahun ini.
Pemutusan hubungan kerja akan terjadi dalam dua tahap, menurut memo Nike yang dilihat oleh Bloomberg News. Tahap pertama akan dimulai pada hari Jumat dan berlangsung hingga minggu depan, sedangkan tahap kedua akan selesai pada akhir kuartal keempat perusahaan. (end/Bloomberg)