07850261
IQPlus, (20/3) - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan percepatan pembangunan infrastruktur Kota Nusantara, ibu kota Indonesia di sebagai wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, melalui perjanjian kerja sama dengan investor.
"Perjanjian kerja sama yang dilakukan dengan investor bukti komitmen percepatan pembangunan infrastruktur serta fasilitas pendukung di ibu kota baru Indonesia," ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis.
"Langkah itu bagian dari visi besar untuk jadikan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan kota modern yang berkelanjutan," tambahnya.
Strategi tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, lanjut dia, yang menekankan keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur, khususnya ibu kota Indonesia.
Pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur diatur dalam Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Nomor 6 Tahun 2022.
Tercatat melalui delapan kali peletakan batu pertama tanda dimulai pembangunan gedung baru di Kota Nusantara sepanjang 2023-2024, investasi yang masuk ibu kota Indonesia itu lebih kurang Rp58,4 triliun. (end/ant)