OJK: KINERJA INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH DI LAMPUNG TUMBUH POSITIF

  • Info Pasar & Berita
  • 10 Mar 2025

06848130

IQPlus, (10/3) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung menyebutkan kinerja perbankan syariah di Lampung pada Januari 2025 tumbuh positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Hal ini tercermin dari tumbuhnya aset sebesar Rp1,09 triliun atau sebesar 16,01 persen dari yang awalnya Rp6,84triliun menjadi Rp7,93 triliun," kata Kepala OJK Lampung Otto Fitriandi, di Bandarlampung Senin.

Ia menyebutkan, untuk penyaluran pembiayaan juga turut meningkat sebesar 15,58 persen atau sebesar Rp0,84 triliun dari yang sebelumnya Rp5,37 triliun menjadi Rp6,21 triliun.

Sedangkan, pada Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) atau pada sub-sektor perusahaan pembiayaan turut mengalami peningkatan, yaitu pada kuartal-3 2024 nilai outstanding piutang pembiayaan sebesar Rp9,83 triliun.

"Secara year on year piutang pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 1,02 persen atau naik sebesar Rp99 miliar. Kenaikan didukung pada piutang pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 131,41 persen dan investasi berdasarkan prinsip syariah tumbuh sebesar 71,24 persen, namun terdapat penurunan terhadap piutang pembiayaan multiguna sebesar 182,60 persen," jelasnya.

Sementara itu Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyatakan masih membuka peluang bagi lembaga jasa keuangan lainnya untuk mengajukan izin usaha bulion.

Ia menyatakan di Jakarta, Minggu, bahwa baru dua lembaga jasa keuangan yang mendapatkan izin usaha bulion yaitu Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Hingga kini, belum ada lembaga jasa keuangan lain yang mengajukan permohonan izin untuk menyelenggarakan kegiatan usaha bulion.

"Saat ini peluang tetap dibuka bagi lembaga jasa keuangan lain untuk mengajukan permohonan izin kegiatan usaha bulion sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku," ujar Agusman. (end/ant)




Kembali ke Blog